Wisuda Angkatan Pertama, ITH Parepare Perkuat Komitmen Cetak SDM Unggul di Bidang Teknologi
BIDIKKATA.COM, PAREPARE – Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Kota Parepare menggelar wisuda dengan meluluskan puluhan mahasiswa angkatan pertama yang diterima pada 2022. Sebanyak 79 mahasiswa berhasil menyelesaikan studi lebih cepat dari masa studi yang dirancang dalam kurikulum.
Rektor ITH Parepare, Prof. Dr. Ir. H. Ansar Suyuti, mengungkapkan bahwa dari total 203 mahasiswa yang diterima pada 2022, sebanyak 80 mahasiswa sebenarnya telah menyelesaikan studi. Namun, satu mahasiswa belum dapat mengikuti prosesi wisuda karena tidak memperoleh izin dari tempatnya bekerja.
“Dari 203 mahasiswa yang kami terima pada 2022, seharusnya mereka menjalani program studi selama empat tahun. Namun, ada yang bisa menyelesaikannya dalam waktu 3,5 tahun atau lebih cepat satu semester dari program yang dirancang,” ungkap Ansar Suyuti dalam wawancara.
Ia menjelaskan, capaian tersebut menjadi hal positif bagi kampus karena para mahasiswa mampu menuntaskan pendidikan lebih cepat dari waktu yang direncanakan. Selain itu, terdapat sekitar 10 mahasiswa lainnya yang juga telah menyelesaikan studi, tetapi belum dapat mengikuti prosesi wisuda kali ini.
Menurut Ansar, pada awal berdiri ITH Parepare memiliki tiga program studi. Seiring perkembangannya, kampus tersebut kini telah memiliki 19 program studi, termasuk bidang teknologi digital seperti Sains Data, Ilmu Komputer, Sistem Informasi, serta Robotika dan Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Pengembangan program studi tersebut menjadi bagian dari upaya ITH Parepare dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi perkembangan teknologi. Menurutnya, penguasaan teknologi perlu diiringi dengan karakter dan nilai-nilai yang kuat agar lulusan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ansar Suyuti mengatakan, ITH membekali para mahasiswa dengan nilai karakter yang dirangkum dalam konsep CINTA, yakni karakter, integritas, nasionalisme, teknologi, dan adaptif. Konsep tersebut merupakan perpaduan antara ilmu pengetahuan dan teknologi dengan iman dan takwa.
Melalui unsur karakter, lulusan diharapkan tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga kebijaksanaan dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Sementara itu, integritas menekankan keselarasan antara keyakinan, pemikiran, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
Unsur nasionalisme diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan kemampuan yang dimiliki dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Selanjutnya, unsur teknologi menekankan kemampuan lulusan dalam memahami, memilih, menggunakan, hingga menciptakan teknologi yang mendukung kemajuan bangsa. Adapun unsur adaptif diharapkan membentuk lulusan yang mampu menyesuaikan diri dan terus berkembang di tengah perubahan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan era global.
Dari sisi perkembangan mahasiswa, ITH Parepare kini mencatat total 2.773 mahasiswa. Pada tahun ini, kampus tersebut menerima 1.100 calon mahasiswa, dengan 906 orang di antaranya melakukan daftar ulang.
Ansar Suyuti berharap para lulusan tidak hanya membawa bekal akademik dan keterampilan teknologi, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, serta kemampuan beradaptasi. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu bersaing di dunia kerja sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia.