Dies Natalis ke-5 ITH Parepare, Rektor Siapkan Pengembangan Teknologi Pertanian Berbasis Robotika dan AI
BIDIKKATA.COM,PAREPARE – Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Parepare menggelar Sidang Terbuka Luar Biasa dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-5. Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan institusi sekaligus penguatan komitmen untuk mengembangkan perguruan tinggi yang berdaya saing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Rektor ITH Parepare, Prof. Dr. Ir. H. Ansar Suyuti, mengatakan kehadiran perwakilan Menteri Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., IPU., berkaitan dengan rencana pengembangan institusi, khususnya di bidang teknologi pertanian.
Menurut Ansar, sektor teknologi pertanian memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di Sulawesi Selatan dan kawasan Sulawesi secara umum. Pengembangan tersebut juga sejalan dengan gagasan pendirian ITH yang ingin terus memperluas kontribusinya melalui pendidikan dan inovasi teknologi.
“Yang kita datangkan sebenarnya adalah Pak Menteri Pertanian, dalam rangka pengembangan ITH ke depan, terutama di bidang teknologi pertanian. Potensinya begitu besar, khususnya di Sulawesi Selatan dan Sulawesi pada umumnya,” ujar Ansar Suyuti.
Ia menjelaskan, ITH Parepare saat ini telah mengembangkan 19 program studi. Ke depan, pihaknya membuka peluang memperkuat bidang teknologi pertanian melalui pengembangan program studi maupun pembentukan fakultas yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Ansar menyebutkan, ITH telah memiliki program studi Bioteknologi dan Teknologi Pangan yang dapat menjadi landasan pengembangan keilmuan di sektor pertanian. Pengembangan selanjutnya direncanakan mengintegrasikan teknologi pertanian dengan robotika dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
“Teknologi pertanian nanti akan kita gabungkan dengan robotika dan AI. Dengan begitu, kita berharap teknologi dapat membantu berbagai pekerjaan di sektor pertanian sehingga anak-anak muda juga tertarik untuk kembali ke desa dan mengembangkan pertanian,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi II, Dr. H. M. Taufan Pawe, S.H., M.H., menilai perayaan Dies Natalis ke-5 ITH Parepare memiliki makna penting bagi keberlanjutan pengembangan pendidikan tinggi di Kota Parepare.
Mantan Wali Kota Parepare tersebut menegaskan, perguruan tinggi merupakan pusat peradaban yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong kemajuan daerah.
“Perguruan tinggi itu adalah pusat peradaban. Kita berharap Institut Teknologi BJ Habibie ini bisa menjadi mercusuar pendidikan, bukan hanya di Parepare dan Sulawesi Selatan, tetapi juga secara regional, bahkan internasional,” kata Taufan Pawe.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Parepare dalam perayaan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pengembangan ITH, yang sejak awal pendiriannya membutuhkan perjuangan dan kolaborasi berbagai pihak.
Taufan mengingat kembali proses pendirian institusi tersebut, termasuk pemenuhan berbagai persyaratan, salah satunya penyediaan lahan seluas 30 hektare. Ia berharap semangat yang telah dibangun sejak awal dapat terus dilanjutkan melalui kerja sama antara pemerintah daerah, legislatif, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Dies Natalis kelima ini saya senang sekali karena Pak Wali Kota hadir. Ini menjadi penyemangat sekaligus bukti bahwa ada sinkronisasi antarpemangku kepentingan, bagaimana pemerintah daerah, DPR, DPRD, dan seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk memajukan Parepare,” ungkapnya.
Perayaan Dies Natalis ke-5 ITH Parepare diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor terkait dalam mendorong inovasi serta pembangunan sumber daya manusia.