Reses di Mangimpuru, Jusvari Genda Terima Aspirasi Infrastruktur dan Persoalan Sosial
BIDIKKATA.COM,PAREPARE – Anggota DPRD Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jusvari Genda, menggelar kegiatan reses atau temu konstituen di Mangimpuru, Kecamatan Bacukiki, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari infrastruktur jalan, pertanian, perkebunan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga persoalan sosial yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
Salah satu aspirasi disampaikan Basir, warga Abbanuangnge. Ia berharap pemerintah dapat melanjutkan pengerjaan jalan lingkar yang dinilai penting sebagai jalur alternatif masyarakat, terutama ketika terjadi banjir. Selain itu, ia juga meminta perhatian terhadap kondisi jalan masuk Abbanuangnge yang mengalami kerusakan akibat terkikis aliran sungai.
Aspirasi lainnya disampaikan Rasna, warga Mangimpuru, yang mengusulkan penyediaan lokasi Posyandu permanen agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak lagi berpindah-pindah tempat. Ia juga menyoroti persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan berharap adanya pendampingan serta penanganan bagi korban agar kasus serupa dapat dicegah.
Sementara itu, perwakilan Kelurahan Lemoe menyampaikan kebutuhan pengadaan peralatan pertukangan, alat pertanian dan perkebunan, serta bantuan bagi pelaku UMKM. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pengembangan ekonomi warga.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Jusvari Genda mengatakan persoalan infrastruktur, khususnya jalan dan drainase, menjadi perhatian yang akan diperjuangkan untuk ditindaklanjuti.
Ia menyebutkan, upaya perbaikan jalan dan drainase akan didorong, terutama di wilayah Abbanuangnge dan Mangimpuru, Kecamatan Bacukiki.
Terkait persoalan KDRT, Jusvari menyatakan akan berkoordinasi dengan bidang terkait di DPRD Kota Parepare untuk mencari langkah pendampingan dan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan.
Begitu pula dengan usulan bantuan UMKM serta pengadaan peralatan pertanian, perkebunan, dan pertukangan. Menurutnya, seluruh aspirasi tersebut akan menjadi bahan perhatian untuk diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku.
Melalui kegiatan reses tersebut, Jusvari berharap aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan masukan dalam pembahasan program pembangunan dan kebijakan pemerintah daerah. Reses juga menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mendorong adanya tindak lanjut dari pemerintah.