Relawan SPPG Lapadde 2 Parepare dan Warga Bergotong Royong Bersihkan Drainase
BIDIKKATA.COM, PAREPARE – Kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar terus menjadi bagian dari budaya kerja relawan SPPG Lapadde 2, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Setiap dua pekan sekali, bertepatan dengan penerimaan insentif relawan, kegiatan kerja bakti bersama warga rutin dilaksanakan sebagai wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Pada Sabtu (7/11), para relawan bersama warga sekitar bergotong royong membersihkan saluran drainase yang sebelumnya mengalami penyumbatan akibat penumpukan sampah dan sedimentasi. Kegiatan ini merupakan inisiatif relawan yang tidak sekadar menunggu adanya keluhan atau laporan masyarakat, tetapi bergerak secara langsung ketika menemukan kondisi lingkungan yang perlu dibenahi.
Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua RT 3 RW 1, Muhammad Ali, yang tidak hanya mengoordinasikan warga, tetapi juga turun langsung menggunakan sekop untuk mengangkat endapan lumpur yang telah menebal di dasar saluran. Para relawan dan warga bahu-membahu mengangkat sampah serta material lain yang menghambat kelancaran aliran air.
“Saya selalu meyakinkan warga bahwa SPPG akan berupaya melakukan pembenahan apabila ditemukan hal-hal yang kurang sesuai. Seperti sekarang, begitu diketahui ada sesuatu yang mengganggu lingkungan, relawan langsung mengambil inisiatif untuk melakukan kerja bakti,” ungkapnya.
Dari hasil pembersihan, ditemukan bahwa penyumbatan drainase didominasi oleh sampah plastik dan botol air kemasan yang terbawa dan mengendap di dalam saluran.
“Cukup banyak sampah plastik dan botol kemasan yang kami temukan. Namun, semuanya sudah berhasil kami angkat bersama-sama,” ujar Rizki, salah seorang relawan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengenakan seragam kebersihan berwarna oranye.
Ketua yayasan Decimal Filantropi Indonesia, Nurmala Arfah mengatakan kegiatan ini menjadi gambaran bahwa keberadaan SPPG di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelayanan pemenuhan gizi, tetapi juga membangun hubungan sosial yang harmonis dengan lingkungan sekitarnya.
“SPPG telah menjadi bagian dari masyarakat, bukan sekedar hadir dan melayani, namun juga peduli, berbagi peran dan menjaga lingkungan bersama warga”. pungkas Nurmala.(*)