Sinergi Strategis Jadi Fokus Muscab XI Palang Merah Indonesia Parepare
BIDIKKATA.COM, PAREPARE – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Parepare menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XI tahun 2026 dengan mengusung tema “Sinergi Strategis Menuju PMI Parepare Tangguh, Profesional, dan Visioner.” Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan arah kebijakan PMI ke depan, di aula hotel Pariwisata, pada Sabtu (28/2/2026).
Ketua PMI Kota Parepare, H. Surianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang turut menyukseskan forum lima tahunan tersebut. Ia menegaskan bahwa Muscab bukan hanya agenda pemilihan kepengurusan, tetapi juga ajang memperkuat komitmen kemanusiaan.
“Terima kasih atas kehadiran kita semua pada Musyawarah Cabang ke-XI ini. Tema yang diangkat menjadi semangat bersama untuk menjadikan PMI Parepare semakin tangguh, profesional, dan visioner,” ujar Surianto.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di Parepare masih cukup tinggi. Karena itu, PMI kerap turun langsung ke lapangan, termasuk ke lapangan dan berbagai kegiatan masyarakat, dengan mengerahkan mobil unit donor darah.
“Kami sering keliling mencari darah karena kebutuhan cukup besar dan terkadang kami kewalahan. Kami berharap Pemerintah Kota Parepare dapat mendorong kegiatan donor darah secara rutin agar stok darah tetap terjaga,” katanya.
Terkait isu jual beli darah, Surianto menegaskan bahwa PMI tidak pernah memperjualbelikan darah. Ia menjelaskan bahwa biaya yang dibayarkan pasien merupakan biaya proses pemeriksaan, pengolahan, dan distribusi darah hingga ke rumah sakit.
“Tidak ada jual beli darah di PMI. Yang ada adalah biaya prosesnya, karena darah harus melalui tahapan pemeriksaan hingga distribusi. Jadi jangan sampai ada kesalahpahaman di luar PMI,” tegasnya.
Ia juga membuka peluang bagi siapa pun yang ingin maju dalam kepengurusan PMI Kota Parepare. “Kalau ada calon yang siap maju, pintu terbuka lebar. Kalau saya masih dipercaya, saya siap. Tapi kalau ada yang menggantikan, saya juga siap. Yang penting jangan ada riak-riak di antara kita,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Palang Merah Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Kahar Gani, yang hadir mewakili Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan bahwa pihaknya datang untuk mengawal jalannya musyawarah agar berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Kami hadir mewakili Ketua PMI Provinsi Sulsel untuk menghadiri dan mengawal musyawarah ini. Harapan kami sejalan dengan tema yang diangkat panitia, yakni perlunya peningkatan kerja sama dan kolaborasi antara PMI dan Pemerintah Kota Parepare,” katanya.
Ia menekankan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu membentuk kepengurusan yang solid serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai unsur lainnya.
“Apapun hasil Muscab ini, akan kami kawal sampai terbentuknya kepengurusan yang kuat dan mampu menjalankan roda organisasi dengan baik,” tambahnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare, Ilham Willem, turut menyatakan dukungan Pemerintah Kota terhadap PMI.
“Kami berharap kegiatan ini berlangsung dalam suasana kebersamaan. Pemerintah Kota Parepare siap bersinergi dengan PMI dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kemanusiaan,” ujarnya.
Muscab XI PMI Kota Parepare diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi sekaligus mempererat kolaborasi antara PMI dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat.